DEEP Karawang Temukan Pelanggaran APK

DEEP Karawang Temukan Pelanggaran APK

November 23, 2020 0 By admin

Masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Karawang telah menginjak 58 hari, menurut pantauan Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Kabupaten Karawang terdapat beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon, salah satunya Alat Peraga Kampanye yang tidak sesuai dengan aturan. 
Sebagaimana yang disampaikan oleh Kordinator Daerah DEEP Karawang, Gustiawan ” Sekitar pukul 00.30 dini hari tadi, saya melewati jalur Johar-Lamaran dan masih melihat adanya Baliho Paslon Nomor Urut 2 (Cellica-Aep) terpasang di kedua sisi Flyover Jalan Baru Lamaran, kami menilai APK tersebut melanggar ketentuan yang ada,” ungkap Gustiawan
Gusti menambahkan bahwa pelanggaran tersebut berupa desain dan lokasi pemasangan spanduk yang tidak sesuai dengan aturan “Desain Baliho tersebut kami lihat masih mencantumkan logo Parpol non Pengusung (Non Parlemen), terdapat enam parpol non parlemen jelas terpasang di sana, padahal berdasar PKPU 11 Tahun 2020 pasal 5 ayat (2) jelas disebutkan di pasal 73A bahwa logo/gambar parpol non pengusung tidak boleh digunakan didalam APK, Terus jembatan/Flyover itu fasilitas publik yang dibangun dari dana pemerintah, maka seharusnya tidak boleh dipasang Alat Peraga Kampanye pasangan calon yang ikut berkontestasi dalam Pemilukada,” Tambah Gusti
Dalam waktu dekat DEEP akan segera audiensi dengan Bawaslu untuk membahas persoalan tersebut  dengan beberapa temuan “DEEP Kabupaten Karawang  perlu menyampaikan kepada pihak Pengawas Pemilu, dalam hal ini Bawaslu guna perbaikan proses dan tahapan Pemilukada 2020 ini,” pungkasnya.